Akibat Lakalantas, Oknum Polisi Polres Ogan Ilir Diduga Aniaya Wartawan Dan Mahasiswa Unsri

Ogan Ilir-Bermula terjadi Lakalantas di kawasan Perumahan Griya Pegagan 3, tepatnya di Jalan Sarjana Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan, Oknum Polisi Polres Ogan Ilir Diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap salah satu wartawan dari media Globalmediatama.com dan dua orang mahasiswa Unsri, minggu (28/01/2024)

 

Menurut salah satu mahasiswa yang menjadi korban tindakan kekerasan oleh oknum Polisi Polres Ogan Ilir.

 

Arif menjelaskan kepada awak media bahwa dirinya telah di aniaya oleh salah satu oknum Polisi yang menurut informasi bertugas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Kejadian tersebut sebenar nya saya tidak sengaja menabrak mobil milik oknum Polisi tersebut.

 

“Padahal saya sudah minta maaf kepada oknum Polisi tersebut dan saya juga mau bertanggungjawab dan memperbaiki kerusakan. akan tetapi oknum Polisi inisial SM berpangkat Aipda tersebut marah-marah bahkan bertindak arogan kepada saya dan teman saya,” ungkap Arif salah satu mahasiswa dari Universitas Sriwijaya Indralaya (Unsri)

 

Lanjut Arif, tidak hanya itu oknum anggota Polisi inisial SM tersebut menyuruh kami push up dan memukul kepala saya di bagian belakang sebanyak 2 kali.

 

“Dengan kejadian tersebut, maka kami akan melaporkan kejadian ini ke Polda Sumsel atas dugaan penganiayaan yang di lakukan oleh seorang oknum Polisi yang seharusnya mengayomi masyarakat bukan bertindak semena-mena kepada masyarakat,” tegasnya

 

Hal tersebut pun juga di alami, Ali Akbar salah satu Jurnalis dari media Globalmediatama.com, yang mendapat perlakuan yang sama oleh oknum Polisi inisial SM.

 

“Awalnya saya tidak tahu seperti apa kejadiannya, tiba tiba datanglah salah satu oknum anggota Polisi ke rumah saya, lalu menceritakan kronologis kejadian, bahwa mobil saya yang di pinjam rekan rekan mahasiswa menabrak mobil oknum polisi tersebut,” ucapnya

 

Lebih lanjut Ali mengungkapkan, lalu oknum anggota polisi tersebut bernegosiasi sama saya untuk meminta pertanggungjawaban. Memang saya selaku pemilik kendaraan tapi kejadian itu kan bukan saya yang mengendarai

 

“Lalu oknum Polisi tersebut minta ganti baru dan tidak mau di perbaiki. saya bersedia bertanggungjawab untuk memperbaiki mana mana yang rusak, namun oknum Polisi inisial SM tidak mau kalau hanya di perbaiki melainkan minta ganti baru. Dan oknum polisi itu tetap marah marah dengan nada yang keras lalu menampar saya di bagian pelipis mata dan hampir terjatuh,” ungkapnya

 

Bahkan ironisnya lagi, oknum polisi tersebut sempat mengeluarkan senjata, dengan rasa takut dan khawatir akan terjadinya yang tidak di inginkan lalu saya masuk ke dalam rumah, lalu oknum polisi tersebut meninggalkan rumah saya,” kata Ali saat di mintai keterangan oleh media

 

Ali pun menambahkan, akibat kejadian ini anak dan istri saya menjadi takut dan trauma yang kebetulan menyaksikan terjadinya tindakan kekerasan tersebut. Maka dari itu saya bersama kuasa hukum yang sekaligus Penasehat hukum media Globalmediatama.com, akan melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan salah satu oknum anggota polisi inisial SM ke Mapolda Sumsel,” pungkasnya

 

Sementara itu, Oknum Anggota Polisi inisial SM yang bertugas di Polres Ogan Ilir belum terkonfirmasi untuk di mintai tanggapannya atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukannya

 

Pewarta : Ali

Tinggalkan Balasan