Bupati Tapsel Dukung Percepatan Kelana dan Dekela Untuk Terwujudnya KLA

TAPANULI SELATAN-SUMUT//mata elang nusantara.com-Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu mendukung percepatan kecamatan layak anak (Kelana) dan desa/kelurahan layak anak (Dekela) untuk menjadi Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai kabupaten/kota layak anak (KLA).

 

Dukungan itu, Dolly sampaikan saat menghadiri sosialisasi kecamatan layak anak (Kelana) dan desa/kelurahan layak anak (Dekela) di Kantor Camat Angkola Sangkunur, Kamis (14/12).

 

”Sosialisasi kecamatan layak anak dan desa/kelurahan layak anak sebagai mendukung peningkatan peringkat Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai kabupaten/kota layak anak (KLA). Ini merupakan bagian dari implementasi tindak lanjut Pemkab Tapsel yang naik peringkat dari kategori Pratama menjadi Madya,” ujar Dolly.

Lebih lanjut Dolly menyampaikan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas PP dan PA adalah untuk memotivasi lurah dan camat agar melakukan percepatan untuk menjadikan desa/kelurahan dan kecamatan layak anak. Khususnya dalam memenuhi beberapa indikator kabupaten layak anak.

 

Oleh karena itu sejak sekarang harus disiapkan indikator tersebut sehingga benar-benar menjadi wilayah layak anak. Dimana layak anak ini ditentukan dari hubungan komunikasi keluarga karena keluarga yang baik dapat melahirkan anak-anak yang luar biasa.

 

”Oleh karena itu, peran keluarga terutama orang tua sangat diperlukan dalam pembentukan karakter, ujar Dolly.

 

Disamping itu Dolly juga mengingatkan akan pentingnya sumbangsih dari generasi muda terhadap pembangunan daerah seperti slogan dari SDG’s no one left behind yang baru-baru ini dimenangkan oleh Kabupaten Tapanuli Selatan.

 

“No one left behind atau tidak ada yang ketinggalan itu menjadi salah satu nilai lebih dari Tapanuli Selatan karena telah memanfaatkan ekosistem Batang Toru, dari hulu ke hilir sehingga masyarakat tetap menjaga kelestarian flora dan fauna di sana secara berkelanjutan.

 

“Untuk itu peran serta dari semua pihak khususnya generasi muda sangatlah diperlukan, kita membutuhkan talenta anak-anak sekaligus pemikirannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tenaga begitu juga semangatnya untuk membangun Tapsel agar lebih baik ke depan,” ungkap Dolly.

 

Tidak lupa, Bupati juga mengajak kepada seluruh unsur pemerintah baik itu kepala desa/lurah, camat, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh adat, dan kelompok dasawisma agar dapat melakukan percepatan untuk menjadi kelurahan dan kecamatan layak anak.

 

Sebelumnya Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tapsel Hubban Hasibuan dalam laporannya menjelaskan, tujuan dari sosialisasi ini untuk penyamaan persepsi dan peningkatan pemahaman tentang kecamatan/desa/kelurahan layak anak serta teknis pelaksanaan penyelenggaraan kecamatan/desa/kelurahan layak anak di Kabupaten Tapanuli Selatan.

 

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, mentor mainstream and children Marhamah, M.Si, dan Muhammad Jailani S.Sos.,MA. (Marlis Sikumbang)

Tinggalkan Balasan