Dugaaan Gelper Illegal Beroperasi Dibeberapa Titik Kecamatan Sungai Sembilan

Dumai, Diduga ktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) jenis tembak ikan ikan dan Burung merak mulai marak kembali di Kota Dumai, khususnya di wilayah pinggiran di Kecamatan Sungai Sembilan.

 

Lama vakum hampir setahun lebih, jenis permainan yang kerap disebut Mesin Jackpot kembali beroperasi di wilayah pinggiran Kota Dumai. Mesin Game Jackpot ini dipastikan tidak mengantongi izin dan sebelumnya kerap menjadi incaran aparat penegak hukum.

Salah satu warga tempatan yang enggan namanya dipublikasikan, Senin, (03/4/2024) kepada tim awak media, mengatakan bahwa permainan yang berbaur perjudian sudah lama beroperasi.

“Ada sekitar sebulan lebih begitu mesin game ini beroperasi. Sebagai warga, kami sangat keberatan mesin judi ini beroperasi disini, sebutnya agar jangan sebut nama saya di media.

 

Pantauan awak media, ada beberapa titik lokasi mesin judi Jackpot ini tersebar di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Kelurahan Tanjung Penyebal, Basilam Baru, Geniot, dan batu teritip juga menyebar mesin judi tersebut.

 

Saat awak media menanyakan kepada penjaga meja di beberapa titik lokasi, sesuai informasi yang dirangkum oleh awak Media, bahwa pemilik meja Gelper di beberapa titik pinggiran kota Dumai itu adalah Atn Medan.

 

Usaha yang jelas telah merusak mental dan ekonomi masyarakat, awak media mengendus adanya salah satu oknum berseragam menjadi backing usaha ilegal tersebut di Kecamatan Sungai Sembilan.

 

Adanya rasa takut untuk melaporkan kepada pihak berwajib, atau masyarakat sudah jenuh untuk melaporkannya.

Dari hasil penelusuran informasi dari masyarakat, dugaan pemilik mesin Jackpot ini bernama Atn Medan. Dikabarkan Atn Medan ini bukan warga Kota Dumai.

 

Apalagi disaat pengusaha Gelper berizin lainnya menghormati bulan suci Ramadan dengan meutup usaha nya. Begitu juga Gelper tak berizin . Namun diam diam dan tak di sqngka masih ada Gelper terselubung beroperasi.

 

Kepada Walikota Dumai,timSatgas Satpol PP mohon untuk di tindak lanjuti oknum oknum yang ingin merusak masyarakat Riau dan Kota Dumai khusus nya. (Tim_Media)

Tinggalkan Balasan