Gubernur Al Haris Minta APH, Usut Tuntas Kasus Kelulusan PPPK  Tanpa Data

Kerinci–Jambi–Jambi || mata elang Nusantara.com-Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris, menyikapi kasus pengubahan nilai murni kelulusan Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kerinci 2023 diminta untuk diusut tuntas oleh aparat penegak hukum secara tegas, apa lagi yang lulus tanpa data yang keluar, secra online.

 

Hal ini diungkapkan Gubernur Al Haris, menyikapi keluhan dan kekecewaan peserta dari Kabupaten Kerinci, sampai demo 500 orang yang merasa sangat dirugikan dan dicurangi panitia,pada Kamis 28 Desember 2023

 

 

Demo yang di lakukan sejumlah massa terkait seleksi P3K di kekantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah pada Rabu 27 Desember 2023  aksi protes terhadap penitia karena di anggap merobah nilai yang di lakukan oleh oknum panitia yang diumumkan tanpa data pendukung.

 

Menyikapi kegelisahan para korban yang dirugikan, sebagai peserta seleksi PPPK Kerinci 2023, “saya bilang ada pengumuman yang lulus, itu tidak rangking dan datanya tidak keluar, dan nilainya bagus, saya minta pihak berwenang mengusut secara tuntas.ucap gubernur Jambi.

 

Gubernur Al Haris, menjelaskan, secara langsung artinya semua yang kita jalankan di Pemprov Jambi untuk seleksi PPPK itu resmi dong, jelas nggak bisa dimainkan. Itu Badan Kepegawaian Nasional (BKN) panitianya, kita hanya mempasilitasi saja, jelasnya.

 

Soal Tes PPPK itu, “Ya, biasanya, Tesnya online. Nilainya jelas, dan itu nilainya keluar. Dan itu akan terkoneksi dengan nilai yang ada di BKN, Kalau misalnya ada yang berani bermain, Saya yakin pasti itu berdampak secara hukum, jelasnya.

 

Ya, kenapa datanya serba online, dan hasil tes langsung keluar, nampak dari rangkingnya kelihatan di situ, semua jelas.

 

Secara terpisah hari yang sama, Leo Erlangga, S.Pd, M.Pd selaku Pendemo damai, menyampakan kepada awak media ini. Saat di Tanya bagaimana pendapat Leo?Dengan tegas Leo, minta kembalikan nilai aslinya dan sudah menyampaikan di depan kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah secara terbuka, tapi tidak ada tanggapan. Bahkan Pj Bupati dan Murison Kadis Dikbud, tidak mau turun ke lokasi, untuk menjelaskan yang sebenarnya, jelasnya. ( Reka Kopral).

 

Sumber :Beo co.id/mata elang Nusantara.com

Tinggalkan Balasan