Hasil Putusan Sidang di PN Batang Kades Nonaktif Candirejo Dijatuhi Hukuman Tipiring, Korban: Saya Kecewa dan Akan Banding

Batang – Jateng | Proses hukum kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Saudara Akhmad Musafak Kades nonaktif Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, kepada warganya sendiri telah resmi disidangkan pada hari Kamis, 25 Januari 2024 di Pengadilan Negeri (PN) Batang. Musafak pun hanya dijatuhi Hukuman Tindak Pidana Ringan (Tipiring) atau masa percobaan. Hal ini tentunya sangat membuat pihak korban dan keluarga korban merasa kecewa dan kesal atas keputusan tersebut.

 

Sebut saja Nur, selaku korban penganiayaan, usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batang, dirinya bersama sang suami mengungkapkan rasa kekecewanya atas hukuman Tipiring yang diberikan kepada pelaku Musafak,”

 

“ Iya saya bersama keluarga masih belum bisa menerima dengan lapang dada atas hasil putusan sidang tadi. Padahal dari pengakuan pelaku sudah jelas-jelas mengakui atas apa yang telah diperbuat kepada saya, sedangkan pelaku juga masih dalam bebas bersyarat atau baru keluar dari penjara, yang artinya harus berkelakuan baik dan tidak boleh merugikan orang lain dalam bentuk apapun.” ujar Nur sambil menangis.

 

Masih dalam keterangannya, lanjut Nur, Lah ini sudah menganiaya dan tidak hanya sekali ini saja.

 

Kemudian masuk kedalam rumah dan kamar saya terus mengobrak-abrik pakai didalam lemari serta mengambil celana dalam dan kutang milik saya, Masak di hukum tipiring alias tindak pidana ringan,” jelasnya.

 

“Sementara itu Kardiman, sebagai saksi yang dihadirkan dalam persidangan serta sekaligus Kepala Sekolah MA turut menyampaikan rasa kecewa atas hasil putusan hukuman.

 

Harusnya pelaku dikenakan hukum pidana penjara atau penahanan, dan pasal yang diterapkan adalah pasal berlapis, yakni penganiayaan dan memasuki kamar orang lain tanpa izin ataupun mengganggu kenyamanan orang lain.

 

Kok ini cuma pasal penganiayaan nya saja yang diterapkan, sedangkan pasal mengganggu kenyamanan dan ketertiban nya tidak, ini yang disebut tumpul ke atas dan tajam kebawah,” tutupnya. (Zen)

Tinggalkan Balasan