Kades Nonaktif Desa Candirejo Mengaku Masuk Kamar Tanpa Izin, Pihak Korban: Saya Berharap Ada Keadilan

Foto: NW pihak Korban yang didampingi sang Suami

 

Batang – Jateng | Bikin gaduh dan ramai dalam perbincangan publik terkait kasus yang sedang menimpa Kepala Desa (Kades) nonaktif Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.sebut saja Akhamad Musafak, sebagai Kades nonaktif telah mengakui bahwa dirinya memang masuk kedalam rumah orang lain tanpa izin, bahkan juga sampai masuk kedalam kamar tidur serta tega mengacak-acak pakaian yang berada didalam lemari lantaran dirinya kesal.

“Saat ditemui Kantor Desa Candirejo, Musafak menjelaskan,” Alasan saya melakukan perbuatan seperti itu, saya sudah kesal sekali dengan dia, bahkan saya merasa dia itu menghindari saya. Dan kalau saya masuk rumah itu tanpa ijin menurut saya tidak masalah saja sih, kan rumah itu yang membangun juga saya,” dalih Musafak. Senin, (8/1/2024)

Masih dalam keterangannya, lanjut Musafak, saya juga sempat belikan dia mobil dua kali, tapi dia menjualnya, dan saya diamkan saja. Kemudian saya juga disuruh membikin rekayasa utang piutang, yang seakan-akan saya memiliki utang dengan dia, padahal kan tidak. Tapi ya saya mau ikuti kemauan dia.”

“Walaupun dia itu istri orang tapi saya sudah sekitar dua tahunan menjalin asmara dengannya, intinya kita sama-sama suka.” jelasnya.

Uang saya juga masih ada pada wanita itu sekitar ratusan juta, dan suatu saat tetep akan saya minta,” tambahnya.

Sementara itu, NW selaku wanita yang dicintai oleh Kades nonaktif Candirejo, dirinya mengatakan,” bahwa apa yang disampaikan oleh Kades Musafak itu semuanya mengada-ada dan fitnah kejam.

“NW, juga menunjukkan semua bukti-bukti yang kuat dan terpercaya serta dapat dipertanggungjawabkan saat berproses hukum.

NW berharap agar uang yang dipenjem oleh Kades dikembalikan, kemudian Kades jangan meneror-neror serta mengganggu kehidupannya lagi. Dan hukum juga tidak boleh tumpul ke atas dan tajam kebawah,” tegas NW.

Karena Kades sudah sangat kelewatan dan parahnya lagi, Kades berani menampar saya, dan itu sudah beberapa kali. Kejadian itu juga sudah saya laporkan di Polsek sejak 19 Oktober 2023, tapi hingga saat ini belum ada kabar apapun dari Polsek. Bahkan Surat SP2HP pun belum hingga saat ini saya belum menerima,” tutup NW. (Zen)

Tinggalkan Balasan