UPBU Baubau Tartegetkan Pesawat Airbus A320 Mendarat di Bandara Udara Betoambari

MATAELEANGNUSANTARA.COM || BAUBAU, – Bandara Betoambari akan mendarati pesawat Airbus A320 milik Lion Air Group pada awal tahun 2025, Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Betoambari kota baubau targetkan pesawat Airbus A320 mendarat di Baubau pada awal tahun 2025.

Pesawat tipe tersebut diklaim lebih nyaman, cepat dan memiliki kapasitas lebih dari 150 seat dibanding tipe ATR dengan 72 seat sehingga harga tiketnya akan relatif lebih murah.

Kepala UPBU Betoambari Baubau, Anas La Bakara mengatakan, belum lama ini, pihaknya telah bertemu dengan jajaran Lion Group menjajaki kehadiran pesawat tipe Airbus A320 di Bandara Betoambari.

“Terkait penjajakan sudah kami lakukan dengan Lion Group. Dan untuk Lion Group yang punya pesawat Airbus A320 adalah Batik Air dan Super Air Jet,”ungkap Anas, Kamis(11/7/2024).

Seiring dengan itu, UPBU Betoambari Baubau terus menggenjot penyiapan prasarana untuk pemenuhan standar agar bisa didarati Airbus A320.

Anas menjelaskan, standar tersebut yakni Pavement Classification Number (PCN) atau nilai tertentu untuk menentukan kekuatan runway (landasan), pemenuhan lebar strip serta panjang runway.

Ia mengatakan, dari tiga standar itu, pihaknya saat ini tengah berupaya memenuhi minimal dua standar yaitu panjang landasan dari 1.800 meter menjadi 2.010 meter dan nilai kekuatan runway dari 27 menjadi 42.

“Sekarang kita riil lapangan (PCN) yang terpublish adalah 27 dan menuju ke-42 itu jauh. Nah, dalam rangka penemuhannya, kita sementara melapis (runway),”ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Direkorat Bandar Udara Kementrian Perhubungan RI untuk melakukan verifikasi kelayakan runway yang dilapis agar bisa diketahui layak atau tidak didarati pesawat Airbus A320.

“Jadi sudah kami ke Balai Teknik Penerbangan menyampaikan bahwa pekerjaan pelapisan ini Agustus 2024 selesai. Kami juga sudah bersurat untuk diverifikasi, rencana timnya pada akhir Agustus sudah turun. Jadi setelah keluar hasil verifikasi, baru diketahui boleh atau tidak,”ungkap pria yang pernah menjabat Kepala Bandara Toraja ini.

Anas punya tekad yang kuat menghadirkan pesawat Airbus A320. Karena itu, pekerjaan akan terus digenjot cepat selesai. Disisi lain, pihak maskapai juga sudah memberi sinyal menyanggupi, karena dari sisi bisnis, jumlah penumpang di Bandara Betoambari cukup menjanjikan.

“Kalau kita berbicara lima tahun terakhir, Bandara Betoambari pernah mencapai delapan flight (penerbangan) dalam sehari. Berarti penumpang yang keluar delapan kali 70 penumpang (kapasitas pesawat ATR), sehingga totalnya mencapai 560 orang dalam sehari,”tuturnya.

Pihaknya mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat demi kelancaran pengembangan Bandara Betoambari. Karena, dengan kehadiran pesawat Airbus A320, diyakini dapat menekan harga tiket pesawat. Saat ini harga tiket pesawat ATR rute Baubau – Makassar masih berkisar Rp1,7 juta.

“Jadi kalau Airbusb memuat lebih banyak penumpang, maka harga tiketnya akan turun. Bisa dibuktikan dengan jarak yang sama, Kendari – Makassar saat ini harganya antara Rp600 – Rp800 ribu,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan