REKRUTMEN PKD CURANG,OKNUM PANWASCAM MEKAKAU ILIR DISINYALIR LAKUKAN PUNGLI

 

Muaradua – Mata elang Nusantara.com-
Pungutan Liar (Pungli ) adalah perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam UU nomor 31/1999 junto UU nomor 22 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi Dijelaskan bahwa pungli adalah termasuk kategori korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa.Kamis 06/06/2024

Bacaan Lainnya

Pungli juga termasuk kejahatan jabatan yaitu dengan memaksa/mewajibkan seseorang untuk memberi sesuatu,membayar atau untuk menerima bayaran dengan potongan.
hal buruk tersebut sering dilakukan oleh seseorang dengan memanfaatkan jabatan dan atau kekuasaannya untuk memperkaya diri sendiri meskipun tanpa landasan peraturan yang jelas.

Seperti hal nya hasil temuan beberapa awak media di lapangan dan berdasarkan hasil investigasi yang didapat dari kecamatan Mekakau ilir kabupaten OKU Selatan,diperoleh fakta bahwa terdapat dugaan pungutan dana yang sangat fantastis yang dilakukan oleh diduga oknum Panitia Pengawas Kecamatan ( PANWASCAM ).

Isu tersebut sudah santer terdengar dari beberapa hari yang lalu, ada arahan dari Oknum di PANWASCAM Mekakau Ilir untuk melakukan setoran uang sejumlah 1,5 juta kepada dirinya pada saat proses administrasi perekrutan Panitia Pengawas Desa ( PKD ) tempo hari.

Setelah berjalannya waktu usut punya usut ditemukan adanya pengakuan dari PKD yang sudah membayar kepada oknum PANWASCAM tersebut.

Perlu diketahui bahwa dalam menghadapi penyelenggaraan Pilkada untuk tahun 2024, BAWASLU kabupaten Oku Selatan melalui Panwascam di kecamatan Mekakau ilir merekrut 15 anggota PKD untuk ditempatkan di 15 desa se kecamatan disana,dalam proses administrasi rekrutmen calon PKD tersebut ternyata antusias masyarakat tinggi dan puluhan orang ikut mendaftarkan diri, pada saat sesi wawancara diduga para oknum PANWASCAM bernegosiasi soal akan kelulusan dari para Panitia Pengawas Desa ( PKD ) di tiap desa nya.

Pungutan dana 1,5 juta berupa sogokan untuk menjadi PKD tersebut dilakukan dengan modus operandi yang dikemas secara rapi.

Diketahui Di kecamatan mekakau ilir terdapat 15 desa,bila dikalkulasikan dana pungutan tersebut tentu jumlahnya sangat fantastis, belum lagi terkait pembayaran/pungli saat para calon PKD tersebut diawal pemberkasan – puluhan pendaftar dimintai uang administrasi sebesar 50 ribu dan bahkan dimintai juga uang untuk administrasi Surat keterangan Sehat.

Hal tersebut terungkap berawal dari keterangan beberapa PKD yang merasa sangat dirugikan dengan adanya proses rekrutmen PKD tersebut.
” memang benar ada pungutan atau pembayaran uang ke kami calon PKD yang dilakukan oleh oknum PANWASCAM kecamatan ” terang HN seorang pendaftar yang gagal menjadi PKD.

Sementara itu dari desa lain, calon PKD berinisial SP turut menjelaskan kepada media ini bahwa disaat proses seleksi PKD berjalan,dirinya dimintai uang sebesar 1,5 juta melalui saudara HL – jika ia ingin diluluskan menjadi PKD.

“ DSH Oknum komisioner PANWASCAM menelpon HL untuk disampaikan kepada saya ( SP) agar menyediakan uang 1,5 juta jika saya mau lulus PKD, namun karena saya tidak mampu membayar uang yang diminta maka terbukti akhirnya saya tidak diluluskan PKD “ ujar SP heran dan kecewa

Guna untuk memperoleh keterangan yang berimbang dengan membawa bukti-bukti pendukung terkait adanya nya dugaan pungutan biaya rekrutmen PKD tersebut,
pada selasa ( 04/06/2024) yang lalu
tim awak media mengkonfirmasi dan berkoordinasi ke BAWASLU Oku selatan.

Di Akhir penjelasannya BAWASLU Oku selatan menyatakan ingin berkoordinasi terlebih dahulu dengan PANWASCAM di Kecamatan Mekakau ilir.

Sementara itu tim awak media akan terus melakukan investigasi lanjutan dan selanjutnya akan melakukan koordinasi kepada penegak hukum.

( Tim )

Tinggalkan Balasan